
BLORA, Sabdodadinews.id – PT Mataram Connection Nusantara (MCN) menyalurkan bantuan air bersih bagi warga Kabupaten Blora yang terdampak kekeringan. Bantuan tersebut didistribusikan ke sejumlah desa di tiga kecamatan, yakni Bogorejo, Banjarejo, dan Blora Kota.
Penanggung Jawab PT MCN wilayah Blora, Roni Mey Yudha, mengatakan sedikitnya 15 unit mobil tangki disiapkan untuk mendukung pendistribusian air bersih kepada masyarakat.
Baca Juga:
https://sabdodadinews.id/pkb-blora-mulai-regenerasi-pengurus-pac-arief-rohman-bidik-pemilih-muda/
Menurutnya, penyaluran dilakukan sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau.
“Desa yang kekurangan air bersih kita salurkan setiap hari sebanyak tiga tangki hingga lima hari di tiga kecamatan untuk membantu meringankan beban warga,” ujar Roni (4/9/2026).
Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, terutama di wilayah yang sumber airnya mulai mengering.
“Saya sangat senang melihat masyarakat bisa tersenyum dengan adanya bantuan air bersih. Hari ini di Desa Sarirejo, sebelumnya di Desa Gandu,” katanya.
Penyaluran berikutnya direncanakan menyasar Desa Jepangrejo, Kecamatan Blora, serta sejumlah wilayah di Kecamatan Banjarejo.
Sumur Mengering, Warga Kesulitan Air Bersih
Kondisi kekeringan turut dirasakan warga Desa Sarirejo. Salah seorang warga, Hidayah, mengaku bantuan air bersih tersebut sangat membantu masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan air sehari-hari.
“Alhamdulillah, matur suwun MCN sampun ngirim air bersih di desa kami, kulo seneng sanget,” ujar Hidayah usai mengantre mendapatkan air bersih.
Ia mengatakan, kemarau membuat sumber air di wilayahnya semakin sulit diandalkan. Bahkan, sejumlah sumur warga tidak lagi memiliki cukup air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Baca Juga:
https://sabdodadinews.id/bebas-dari-lapas-ketua-pp-blora-munaji-langsung-soroti-kinerja-kejaksaan/
“Ada sumur juga tidak ada airnya, belum bisa mencukupi. Kalau musim kemarau ini memang sulit cari air bersih,” keluhnya.
Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi penopang sementara bagi warga di tengah kondisi kekeringan yang masih melanda sejumlah wilayah Kabupaten Blora.
(SD)
