BLORA, SABDODADINEWS.ID – Penanganan kasus dugaan pelanggaran disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menyeret oknum berinisial AJW kembali menunjukkan perkembangan.
Setelah sempat berjalan lambat selama hampir setahun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora kini memperkuat proses pemeriksaan dengan membentuk tim baru yang melibatkan sejumlah instansi terkait.
AJW yang sebelumnya menjabat sebagai Penjabat (Pj.) Kepala Desa Sendangharjo, Kecamatan Blora, kini bertugas sebagai Kepala Seksi (Kasi) Pembangunan di Kantor Kecamatan Bogorejo.
Seiring perpindahan tugas tersebut, Camat Bogorejo Ruswanto turut dilibatkan dalam tim pemeriksa yang dibentuk untuk melanjutkan penanganan kasus.
Saat ditemui di ruang kerjanya pada Rabu (15/7/2026), Ruswanto membenarkan dirinya menjadi bagian dari tim pemeriksa baru.
Ia mengaku masih mempelajari seluruh dokumen dan kronologi perkara karena baru mengikuti proses penanganan kasus tersebut.
“Kemarin memang sempat ada pertemuan awal dengan Bpk. Asisten 1 Sekda, BKD (Badan Kepegawaian Daerah), Bagian Hukum Sekda Blora, Inspektorat, dan saya sebagai tim baru. Dari kasus tersebut, saya baru mempelajari karena memang saya baru mengetahui (detailnya),” ujar Ruswanto.
Menurut Ruswanto, keterbatasan informasi yang diterimanya selama ini tidak lepas dari fakta bahwa dugaan pelanggaran tersebut terjadi ketika AJW masih bertugas di wilayah Kecamatan Blora Kota, sebelum akhirnya dipindahkan ke Kecamatan Bogorejo.
“Sebelumnya kan pegawai di Kecamatan Blora Kota zamannya Pak Hadi, dan saat ini di Kecamatan Bogorejo. Saya kemarin berdiskusi dengan Bu Era (Kepala BKD Blora) mengenai kasus tersebut, mungkin baru sekitar 30 persen yang saya pahami kronologinya,” tambahnya.
Meski baru bergabung dalam proses pemeriksaan, Ruswanto menegaskan akan menjalankan tugasnya secara profesional sesuai kewenangan yang dimiliki.
Ia juga memastikan tim akan segera melanjutkan tahapan pemeriksaan untuk mengumpulkan keterangan dari para saksi.
“Kalau saya tentu berusaha profesional sesuai porsi saya. Karena saat ini yang bersangkutan berada di wilayah kerja saya, maka saya coba pelajari kasusnya secara mendalam. Dalam waktu dekat, direncanakan akan ada pertemuan atau pemeriksaan bersama saksi-saksi,” pungkasnya.
Tim pemeriksa baru diharapkan dapat mempercepat penyelesaian kasus dugaan pelanggaran disiplin tersebut melalui pemeriksaan lanjutan terhadap saksi-saksi serta pendalaman bukti-bukti yang telah dikumpulkan.
(Rgw/)
