BLORA, SABDODADINEWS.ID – Keselamatan berlalu lintas menjadi tanggung jawab bersama yang harus selalu diperhatikan oleh setiap pengguna jalan.
Untuk itu, Aipda Arif M., S.H. atau yang akrab disapa Pak Arif Tunjungan, mengimbau masyarakat agar senantiasa menjaga fokus dan konsentrasi saat berkendara guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Menurutnya, salah satu faktor yang sering menjadi penyebab kecelakaan di jalan raya adalah menurunnya konsentrasi pengendara.
Banyak pengendara yang tanpa sadar melakukan aktivitas lain saat berkendara, seperti menggunakan telepon genggam, membaca pesan singkat, menerima panggilan telepon, atau bahkan mengakses media sosial.
Padahal, perhatian yang teralihkan hanya dalam hitungan detik dapat menyebabkan pengendara kehilangan kendali dan berujung pada kecelakaan.
“Ketika berada di jalan raya, pengendara harus memberikan perhatian penuh terhadap kondisi lalu lintas di sekitarnya. Jangan sampai fokus terbagi karena penggunaan ponsel atau aktivitas lain yang dapat mengganggu konsentrasi. Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan,” ujar Aipda Arif, Minggu (7/6/2026).
Selain penggunaan telepon genggam, kondisi fisik pengendara juga menjadi faktor penting yang memengaruhi tingkat konsentrasi. Pengendara yang kelelahan, kurang istirahat, atau mengantuk memiliki risiko lebih besar mengalami kecelakaan.
Oleh karena itu, ia menyarankan masyarakat untuk memastikan kondisi tubuh dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan, terutama untuk perjalanan jarak jauh.
Ia menambahkan bahwa pengendara harus selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menjaga kecepatan kendaraan sesuai ketentuan, menggunakan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor, serta mengenakan sabuk pengaman bagi pengemudi dan penumpang mobil.
Langkah-langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keselamatan diri selama berada di jalan raya.
“Jangan memaksakan diri berkendara apabila merasa lelah atau mengantuk. Luangkan waktu untuk beristirahat di tempat yang aman sebelum melanjutkan perjalanan. Keselamatan jauh lebih penting daripada terburu-buru sampai di tujuan,” tambahnya.
Aipda Arif juga mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan disiplin berlalu lintas.
Dengan menjaga fokus, menghormati pengguna jalan lain, serta mematuhi aturan yang berlaku, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan dan tercipta situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar.
Melalui imbauan ini, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa fokus saat berkendara bukan hanya untuk melindungi diri sendiri, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab terhadap keselamatan sesama pengguna jalan.
Kesadaran dan kedisiplinan setiap individu menjadi kunci utama dalam mewujudkan budaya tertib berlalu lintas dan menekan terjadinya kecelakaan di jalan raya.
“Mari jadikan keselamatan sebagai kebutuhan dan budaya dalam berkendara. Tetap fokus, patuhi aturan, dan utamakan keselamatan dalam setiap perjalanan,” tutup Aipda Arif.
(Rgw/SDNews)
