BLORA, SABDODADINEWS.ID – Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Nglebur, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora tetap berjalan meski menghadapi keterbatasan akses.
Lokasi yang tidak dapat dilalui kendaraan roda empat membuat proses distribusi material harus dilakukan secara manual.
Anggota Kodim 0721/Blora bersama warga setempat mengandalkan gerobak dorong untuk mengangkut bahan bangunan.
Material dipindahkan secara bertahap dari titik terakhir yang bisa dijangkau kendaraan menuju area pembangunan melalui jalur sempit yang hanya memungkinkan dilalui dengan tenaga manusia.
Kondisi tersebut tidak menjadi penghalang, justru memperkuat semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat.
Kerja sama ini tidak hanya bertujuan menyelesaikan proyek, tetapi juga menjadi wujud kepedulian bersama dalam meningkatkan akses transportasi desa.
“Meski akses terbatas, kami bersama warga tetap berupaya semaksimal mungkin agar pembangunan jembatan ini dapat selesai tepat waktu,” ujar Babinsa Desa Nglebur, Sertu Joko Maskumambang, di sela kegiatan.
Keberadaan Jembatan Gantung Garuda nantinya diharapkan mampu menjadi jalur penghubung penting antarwilayah.
Selain mempermudah mobilitas warga, jembatan ini juga berpotensi membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat sekitar.
Selama ini, kondisi medan yang sulit kerap menghambat aktivitas sehari-hari warga. Oleh karena itu, pembangunan jembatan ini menjadi harapan besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan yang terus dijaga, proyek ini ditargetkan selesai sesuai rencana.
Jembatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi sarana penghubung, tetapi juga simbol kolaborasi antara aparat dan masyarakat dalam mendorong kemajuan Desa Nglebur.
(Red/SDNews)

