
BLORA, SABDODADINEWS.ID – Kondisi sisi jembatan di kawasan Bendungan Randugunting, Desa Kalinanas, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora, menjadi perhatian setelah sejumlah pagar pengaman besi tidak lagi terpasang.
Bagian jembatan yang terbuka tanpa pembatas dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan maupun pengunjung yang berhenti menikmati panorama bendungan.
Menanggapi kondisi tersebut, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Blora telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi.
Hasil pemeriksaan kemudian diteruskan kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bendung Cabean untuk mendapatkan tindak lanjut.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Kabupaten Blora, Danang Adiamintara, mengatakan pihaknya telah mengecek langsung kondisi jembatan tersebut.
“Sudah kita cek ke lokasi jembatan dan kami sampaikan hasilnya ke BBWS Pemali Juana melalui PPK Bendung Cabean,” ujar Danang, Jumat (14/8/2026).
Menurut Danang, kewenangan untuk menindaklanjuti kondisi pagar pengaman tersebut berada pada pihak BBWS Pemali Juana melalui PPK Bendung Cabean. Dinas PU Blora telah menyampaikan hasil pengecekan lapangan sebagai bahan penanganan lebih lanjut.
Untuk diketahui, sejumlah bagian pagar besi yang berfungsi sebagai pengaman di sisi jembatan terlihat telah hilang. Akibatnya, terdapat beberapa titik yang kini tidak memiliki pembatas di tepi jembatan.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena jembatan di kawasan Bendungan Randugunting cukup sering menjadi lokasi pengunjung berhenti untuk melihat pemandangan bendungan. Risiko dinilai semakin besar apabila pengunjung datang bersama anak-anak.
Salah seorang pengendara, Arga Dinata, mengaku khawatir dengan kondisi jembatan yang tidak lagi dilengkapi pagar pengaman di sejumlah bagian.
“Kalau ada pengendara yang mampir di tepi jembatan, apalagi bawa anak kecil, sangat berbahaya,” ujarnya.
Hingga kini belum diketahui secara pasti penyebab hilangnya pagar-pagar tersebut. Belum ada kepastian apakah pagar mengalami kerusakan, dicuri, atau hilang akibat faktor lainnya.
Dinas PU Blora memastikan hasil pengecekan telah disampaikan kepada BBWS Pemali Juana melalui PPK Bendung Cabean. Masyarakat berharap kondisi tersebut segera mendapat penanganan agar pagar pengaman kembali terpasang dan risiko kecelakaan bagi pengguna jembatan dapat diminimalkan.
Bendungan Randugunting sendiri merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang berada di Desa Kalinanas, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora. Bendungan tersebut diresmikan Presiden Joko Widodo pada 5 Januari 2022.
Dengan kapasitas tampung sekitar 14,4 juta meter kubik, Bendungan Randugunting dimanfaatkan untuk mendukung pengairan sekitar 650 hektare lahan pertanian di wilayah Blora, Pati, dan Rembang.
Selain menopang kebutuhan irigasi, bendungan tersebut juga memiliki fungsi sebagai penyedia air baku dan pengendali banjir. Kawasan di sekitar Bendungan Randugunting juga terus dikembangkan sebagai salah satu destinasi wisata di Kabupaten Blora.
(Frs/)
