BLORA, SABDODADINEWS – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Lindu Aji Kabupaten Blora sukses menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) II untuk masa bakti kepengurusan 2026–2031. Kegiatan tersebut berlangsung tertib, lancar, dan sesuai dengan ketentuan organisasi, Senin (26/1/2026).
Ketua Panitia Muscab II DPC Lindu Aji Blora, Abdul Kholik, menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh unsur organisasi yang hadir. Ia menegaskan bahwa Muscab dinyatakan sah karena memenuhi syarat kuorum kehadiran.
“Alhamdulillah Muscab hari ini berjalan sangat sukses dan konstitusional. Lebih dari 2/3 PAC hadir, DPC aktif lengkap, dan DPP juga hadir. Dari hasil Muscab, telah terpilih Ketua DPC Lindu Aji Blora secara definitif, yaitu Bapak Keluk Pristiwahana,” ujar Kholik.
Ia menambahkan, dalam waktu maksimal tiga hari ke depan akan dilaksanakan rapat tim formatur guna menyusun struktur kepengurusan DPC Lindu Aji Blora periode 2026–2031. Atas nama panitia sekaligus Sekretaris DPC periode sebelumnya, Kholik juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan Muscab.
Ke depan, DPC Lindu Aji Blora menargetkan sejumlah program strategis, di antaranya pembentukan sasana boxing Lindu Aji serta penyusunan kalender pertandingan boxing dan MMA di Kabupaten Blora untuk lima tahun mendatang.
Sementara itu, Ketua DPC Lindu Aji Blora terpilih, Keluk Pristiwahana, menyampaikan bahwa setelah proses pengukuhan dan pelantikan, pihaknya akan segera melakukan penataan ulang kepengurusan PAC di seluruh kecamatan.
“PAC yang masih aktif akan kita koordinasikan kembali. Jika masih siap memimpin, kita lanjutkan, kalau tidak, akan kita lakukan pergantian,” tegas Keluk.

Ia menekankan bahwa kepengurusan DPC Lindu Aji Blora periode 2026–2031 akan difokuskan pada peningkatan kualitas organisasi agar lebih bermanfaat bagi masyarakat.
“Kami ingin Lindu Aji Blora menjadi organisasi yang benar-benar bermanfaat dan berkualitas bagi masyarakat, tidak seperti yang kemarin-kemarin. Dengan anggota yang ada, kita kemas menjadi kekuatan yang positif dan produktif,” pungkasnya.
Di sisi lain, Abdul Kholik mengakui bahwa kepengurusan DPC Lindu Aji Blora sebelumnya sempat mengalami kevakuman selama sekitar dua hingga tiga tahun. Meski demikian, pada awal masa kepengurusan 2021–2022, organisasi tersebut mencatat perkembangan yang cukup signifikan.
“Awalnya anggota dari nol bisa berkembang hingga sekitar 400 orang, dan PAC terbentuk di 13 kecamatan. Memang belum semuanya ber-SK karena adanya masa vakum tadi,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa pelaksanaan Muscab II ini telah sesuai dengan kalender organisasi, mengingat masa berlaku SK DPC Lindu Aji Blora periode 2021–2026 telah berakhir. Muscab juga dipercepat sebagai bagian dari persiapan menuju Kongres DPP Lindu Aji yang dijadwalkan berlangsung sebelum bulan Ramadan.

Terkait keanggotaan, Kholik menyebutkan bahwa saat ini tercatat sekitar 500 anggota pemegang Kartu Tanda Anggota (KTA) yang tersebar di 13 kecamatan. Ia menegaskan bahwa KTA tersebut dicetak langsung oleh DPP sehingga valid secara data dan administrasi.
Menanggapi dinamika internal organisasi, Kholik menilai hal tersebut sebagai sesuatu yang wajar. Ia menegaskan bahwa anggota maupun pengurus yang memilih keluar dari organisasi akan dicoret dari kepengurusan dan keanggotaannya.
(frs)SABDODADINEWS
