BLORA, SABDODADINEWS – Gerakan Subuh Sejahtera (GSS) Kabupaten Blora menggelar kegiatan santunan bagi 1.000 anak yatim, Kamis (18/12/2025). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Blora dan dihadiri berbagai unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta lembaga pengelola zakat.

Santunan ini merupakan bagian dari program Sedekah Subuh yang baru saja dilaunching pada akhir tahun 2025. Program tersebut digagas sebagai upaya menguatkan kepedulian sosial melalui kebiasaan berbagi sejak waktu subuh.
Kepala Baznas Kabupaten Blora, Sutaat, menyampaikan bahwa kegiatan santunan anak yatim ini merupakan yang pertama sejak program Sedekah Subuh resmi diluncurkan.
“Hari ini kegiatan santunan anak yatim sejumlah 1.000 anak. Ini dari program Sedekah Subuh, dan program santunannya baru kali ini karena memang launching Sedekah Subuh baru di bulan November–Desember kemarin,” ujar Sutaat.
Ia menjelaskan, dana yang berhasil dihimpun dari Sedekah Subuh sejauh ini mencapai Rp132 juta. Namun, idealnya setiap anak yatim menerima santunan sebesar Rp300 ribu.
“Tadi sudah disampaikan, seratus tiga puluh dua juta itu untuk 1.000 anak yatim. Jadi per anak idealnya Rp300 ribu, berarti kita butuh sekitar Rp300 juta. Kekurangannya kita backup dari alokasi untuk beasiswa siswa tidak mampu yang ada di Dinas Pendidikan,” jelasnya.

Sutaat juga menyebutkan bahwa kontribusi terbesar dalam mendukung kegiatan sosial ini berasal dari lingkungan Dinas Pendidikan, termasuk dari program Gastra yang turut memperkuat pendanaan.
Kegiatan santunan ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi keberlanjutan Gerakan Subuh Sejahtera di Kabupaten Blora, sekaligus menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Ke depan, Baznas bersama Pemerintah Kabupaten Blora menargetkan program Sedekah Subuh dapat terus berjalan secara konsisten dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat, khususnya anak yatim dan masyarakat kurang mampu.
(frs)SABDODADINEWS
