BLORA, SABDODADINEWS.ID – Proyek pemeliharaan rutin jalan milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Jawa Tengah berupa pekerjaan talud pada ruas Jalan Bypass, Cepu, menuai pembicaraan masyarakat.
Pasalnya, papan informasi proyek yang terpasang di lokasi tidak mencantumkan identitas konsultan pengawas.
Berdasarkan informasi yang tercantum pada papan proyek, pekerjaan tersebut merupakan paket Pemeliharaan Rutin Jalan dengan jenis pekerjaan talud di ruas Todanan–Ngawen dan Singget–Doplang–Cepu. Nilai kontrak tercatat sebesar Rp397.199.000 dengan waktu pelaksanaan selama 60 hari kalender.
Pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh CV Janur Kuning sebagai penyedia jasa. Namun, dari hasil pantauan di lapangan, terdapat kejanggalan pada papan informasi proyek.
Kolom yang seharusnya memuat identitas konsultan pengawas terlihat kosong tanpa adanya nama perusahaan maupun keterangan lainnya.
Padahal, keberadaan papan informasi proyek merupakan salah satu bentuk transparansi kepada masyarakat terkait pelaksanaan pekerjaan pemerintah.
Salah satu masyarakat di sekitar lokasi proyek, Luluk, mengatakan bahwa hal tersebut adalah sesuatu yang unik, lucu, namun sangat disayangkan.
“Lucu dan unik ya, dimana-mana kolom konsultan pengawas harus ada. Ini sekelas proyek dari provinsi masak nggak ada, kan lucu,” ujarnya, Jumat (7/8/2026).
Menurutnya, Informasi mengenai pihak-pihak yang terlibat dalam proyek, termasuk penyedia jasa maupun pengawas pekerjaan, dinilai penting agar publik mengetahui siapa saja yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan dan pengawasan kegiatan tersebut.
Hingga berita ini ditulis, belum diketahui apakah kekosongan pada kolom konsultan pengawas tersebut disebabkan oleh kesalahan administrasi pada papan proyek atau terdapat alasan lain.
Oleh karena itu, DPUPR Provinsi Jawa Tengah diharapkan dapat memberikan penjelasan terkait tidak dicantumkannya identitas konsultan pengawas pada papan informasi proyek tersebut.
Sebagai informasi, ruas Todanan–Ngawen dan Singget–Doplang–Cepu merupakan bagian dari jaringan jalan provinsi yang menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam program penanganan dan pemeliharaan infrastruktur jalan.
(Rw/SDNews)
