Blora, Sabdodadinews – Kabupaten Blora menerima tujuh proyek peningkatan dan rehabilitasi irigasi melalui program Instruksi Presiden (Inpres) tahun 2025. Anggaran yang digelontorkan mencapai Rp9,9 miliar dengan sasaran lahan pertanian seluas 580 hektare.
Program ini merupakan bagian dari langkah pemerintah pusat melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas petani di daerah.
“Kami menyambut baik program ini, sebab manfaatnya akan langsung dirasakan masyarakat tani. Harapannya, sawah-sawah di Blora bisa mendapatkan pasokan air yang lebih stabil,” ujar salah satu pejabat yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Acara penyerahan program berlangsung di Blora, dihadiri jajaran pemerintah daerah, perwakilan BBWS Pemali Juana, serta unsur Forkopimda. Dalam kesempatan itu, pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk mengawal pelaksanaan agar berjalan sesuai harapan.
“Ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi jangka panjang untuk kesejahteraan masyarakat Blora,” tegas seorang perwakilan dari BBWS.
Dengan adanya tujuh proyek irigasi ini, petani di Blora diharapkan tidak lagi kesulitan memperoleh air pada musim tanam. Ke depan, hasil pertanian daerah setempat diproyeksikan meningkat, sekaligus mendukung pencapaian swasembada pangan nasional.
(frs) Sabdodadinews
