BLORA, SABDODADINEWS.ID – Pelaksanaan program revitalisasi sarana pendidikan yang didanai pemerintah pusat di Kabupaten Blora mendapat penilaian positif dari Dinas Pendidikan setempat.
Salah satu sekolah yang menjadi perhatian adalah SMP 3 Blora yang menerima bantuan senilai Rp2,9 miliar untuk peningkatan fasilitas belajar.
Bantuan tersebut digunakan untuk membangun tiga ruang kelas baru, ruang kesenian di lantai dua, merehabilitasi enam ruang kelas, membangun bangunan penghubung antarruangan, serta menambah satu unit kamar mandi.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Blora, Sandi Tresna Hadi, menyebut hasil pekerjaan di sekolah tersebut menunjukkan kualitas yang baik. Selain itu, koordinasi antara pihak sekolah dan pelaksana kegiatan dinilai berjalan lancar.
“Secara kualitas bangunan bagus dan baik. Kami juga melihat kolaborasi pihak sekolah dengan pelaksana kegiatan berjalan baik sehingga hasilnya sesuai harapan,” ujarnya saat meninjau lokasi, Jumat (12/6/2026).
SMP 3 Blora menjadi salah satu dari empat sekolah yang dikunjungi tim Dinas Pendidikan dalam rangka monitoring pelaksanaan program revitalisasi sarana pendidikan. Sebelumnya, peninjauan juga dilakukan di SMP 3 Kunduran, SMP 3 Jiken, dan SMP 2 Kedungtuban.
Menurut Sandi, hasil evaluasi di sejumlah sekolah penerima bantuan menunjukkan pekerjaan yang dilaksanakan memiliki kualitas yang cukup memuaskan.
“Hasil peninjauan di beberapa sekolah tersebut menunjukkan kualitas pekerjaan cukup baik,” katanya.
Ia menambahkan, program bantuan dari pemerintah pusat sangat berperan dalam mempercepat pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan di daerah.
Pasalnya, kebutuhan rehabilitasi maupun pembangunan ruang baru di sekolah masih cukup besar, sementara kemampuan anggaran daerah terbatas.
“Kalau hanya mengandalkan APBD, tentu masih sangat terbatas. Sementara sekolah yang membutuhkan rehabilitasi maupun pembangunan ruang baru jumlahnya cukup banyak,” jelasnya.
Karena itu, Dinas Pendidikan Blora berharap pemerintah pusat dapat menambah alokasi bantuan revitalisasi sekolah pada tahun 2026 hingga 2027 agar semakin banyak sekolah memperoleh manfaat program tersebut.
“Kami berharap dukungan anggaran dari pusat bisa ditambah sehingga sekolah-sekolah yang belum mendapatkan revitalisasi juga bisa tersentuh program ini. Intinya bantuan tersebut sangat membantu peningkatan kualitas sarana pendidikan di Blora,” pungkasnya.
(Rgw/SDNews)
