
BLORA, SABDODADINEWS – Sejumlah 36.000 Buku digelontorkan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) di puluhan perpustakaan desa, taman baca masyarakat (TBM) hingga tempat ibadah di Kabupaten Blora pada tahun 2025.
Kepala Bidang Perpustakaan, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKP), Gembong Setyo Pujiono, menuturkan, pemberian buku itu program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial (TPBIS) dari Perpusnas RI.
Dikatakan, pada program tersebut memiliki prasarat sebagai penerima. Diantaranya, sudah bersedia ruang perpustakaan, perpustakaan tersebut sudah standar nasional perpustakaan (SNP), dan memiliki nomor pokok perpustakaan (NPP).

“SNP sendiri itu sebagai dasar minimal pra sarat pengajuan. Didalam status SNP itu mencakup kepengurusan perpustakaan hingga adanya komitmen dari pihak desa,” terang Gembong.
Lebih lanjut, kata Gembong, tahun 2024 Kabupaten Blora mendapatkan 36 titik pada program TPBIS. Dengan rincian 26 Perpustakaan Desa, sembilan tempat ibadah dan satu TBM di Kabupaten Blora.
“Tahun ini ada 36 titik yang mendapatkan bantuan 1000 eksemplar buku,” ujarnya.
Dikatakan, titik sasaran tahun ini lebih tinggi dibandingkan tahun 2024, yang hanya mendapatkan 16 titik sasaran. Dengan rincian 11 perpustakaan desa dan lima TBM.
“Kalau tahun depan (2026) kita perkirakan minimal 25 titik penerima 1000 eksemplar buku dari Perpusnas RI,” ujarnya.
Disisi lain, Gembong menyebutkan seluruh desa di Kabupaten Blora sudah memiliki perpustakaan desa.
Namun, pada praktiknya perpustakaan tersebut masih terkendala sumber daya manusia (SDM) terhadap pengelolaan perpustakaan.
“Idealnya perpustakaan buka setiap hari. Tapi karena keterbatasan SDM pengelolaan perpustakaan, perpustakaan desa belum dapat berjalan maksimal,” tambahnya. (*)
