Rembang, Sabdodadi News – Kejaksaan Negeri (Kejari) Rembang membeberkan satu desa yang saat ini jadi obyek penyelidikan terkait anggaran dana desa (DD).
Satu desa yang diselidiki Kejari itu adalah Tanjung Kecamatan Sulang. Saat ini, Kejari Rembang sudah meminta kepada Inspektorat untuk melakukan proses audit terhadap anggaran Dana Desa Tanjung.
Anggaran dana desa yang diaudit tersebut adalah yang alokasi 2024.Kasi Intel Kejari Rembang, Yusni Febriansyah menyatakan, pemeriksaan terhadap pihak terkait di Desa Tanjung sudah dilakukan.
Sementara ini, pemeriksaan dilakukan secara umum menyasar semua pihak, yaitu seluruh perangkat dan pengelola dana desa. “Sementara ini yang kami periksa secara umum, yaitu seluruh perangkat, pengelola dana desa. Desanya Tanjung Kecamatan Sulang dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan,” papar Yusni.
Kepala Desa Tanjung Muhtarom mengakui sudah diperiksa oleh penyidik Kejari Rembang dua kali. Pihak yang diperiksa bukan hanya dirinya saja, melainkan juga seluruh perangkat desa dan Camat Sulang.
“Silakan tanya ke Kejaksaan. Sudah dipanggil semua, Kades, perangkat desa dan Camat. Pemanggilan sudah dilakukan dua kali. Terakhir dipanggil, sekira dua pekan lalu,” jelas Muhtarom, Jumat (31/1).
Sementara itu, Camat Sulang, Arief Dwi Sulistya mengakui termasuk sebagai pihak yang dipanggil Kejari Rembang. Ia menyebut, melalui Kades sudah melakukan pembinaan terhadap oknum perangkat desa yang diduga membawa lari dana desa.
Anggaran Dana Desa Tanjung yang diduga dibawa oknum perangkat desa nilanya hingga ratusan juta. Namun, angka pastinya tetap harus menunggu hasil audit dari Inspektorat Rembang.
Menurut Arief, dalam pembinaan ada kesepakatan pengembalian dana desa oleh oknum perangkat itu dalam tempo tertentu.
Lantaran hingga batas tempo, oknum perangkat desa tersebut tidak bisa mengembalikan, akhirnya Camat Sulang membuat laporan ke Bupati Rembang.
Selain itu, ada pihak lain yang juga melaporkan kasus ini ke Kejari Rembang hingga akhirnya dilakukan penyelidikan.
“Begitu mendapatkan laporan, kami sudah melakukan pembinaan yang bersangkutan (oknum perangkat desa) melalui Pak Kades,” tandasnya.
(R)
