Blora, Sabdodadinews – Sebuah terobosan besar kembali digulirkan oleh Bupati Blora. Melalui gerakan bertajuk Sedekah Subuh, pemerintah daerah menargetkan seluruh anak yatim di Kabupaten Blora, sebanyak 1.170 jiwa, dapat memperoleh jaminan kesejahteraan dan pendidikan.
Wakil Ketua I Baznas Blora Bidang Pengumpulan, Widodo, M.Pd., mengungkapkan bahwa jumlah anak yatim tersebut tersebar di 16 kecamatan dan sangat memerlukan perhatian bersama. “Gerakan ini merupakan gagasan langsung Bapak Bupati Blora, karena APBD memiliki keterbatasan. Beliau mengajak kita semua, mulai dari jajaran ASN hingga masyarakat umum, untuk ikut serta dalam perjuangan ini,” tegas Widodo.
Menurutnya, Bupati menginisiasi penggunaan kaleng sedekah sebagai simbol penggalangan dana, tanpa ada pemotongan dari gaji, tunjangan, maupun sertifikasi ASN. “Sedekah harus datang dari keikhlasan, bukan kewajiban yang memberatkan. Kaleng ini adalah tanda bahwa setiap rupiah yang terkumpul lahir dari hati,” ujarnya.
Baznas Blora juga menyiapkan sistem modern bagi masyarakat yang ingin bersedekah secara aman dan rahasia. “Ada yang malu ketika nominalnya diketahui. Karena itu kami sediakan dua jalur, yaitu pencatatan manual dan transfer online lewat aplikasi Bank Jateng maupun BRI Mobile. Dengan begitu, hanya penyumbang dan Tuhannya yang tahu besarannya,” jelas Widodo.
Dana yang terkumpul akan diumumkan secara transparan setiap bulan. Penyaluran dilakukan melalui kegiatan subuh berjamaah serta lewat sekolah-sekolah, mulai dari jenjang PAUD hingga SMP, setelah proses pendataan selesai.
“Harapannya, dengan gerakan ini tidak ada lagi anak yatim di Blora yang luput dari perhatian. Semua bisa tumbuh dengan pendidikan yang layak dan kebutuhan hidup yang terpenuhi,” pungkas Widodo.
(frs)SabdoDadiNews
