BLORA, SABDODADINEWS – Beredar vidio pengejaran pencurian kayu di wilayah KPH Randublatung tepatnya di perbatasan Desa Plosorejo dan Sambongwangan, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora.
Pada vidio berdurasi satu menit dan 38 detik itu menunjukan pengejaran hingga peletusan senjata api ke atas.
ADM Perhutani KPH Randublatung Herry Merkussiyanto Putro, membenarkan pengejaran tim sergap terhadap pencurian kayu tersebut.
“Penyergapan itu dilakukan oleh tim berjumlah empat orang. Namun orang yang sedang dikejar berjumlah sekitar sembilan orang,” ujarnya.
Pada pengejaran itu, para terduga pelaku pencurian kayu tidak tertangkap. penyergapan itu hanya mampu mengamankan tiga batang kayu jati sudah dipacak berukuran kecil, dan satu sepeda motor brondol.
“Biasanya tidak semua pencurian kayu menggunakan sepeda motor, namun dipukul bersama-sama,” terangnya.
“Karena medan hutan tidak mudah untuk dilewati sepeda motor,” imbuhnya.
Diungkapkan, untuk kerugian atas pencurian itu diakumulasi mencapai Rp 750 ribu untuk tiga batang kayu, dikarenakan ukuran dan usia kayu yang di tebang masih relatif muda.
“Pencurian kayu itu tidak menghitung besaran. asal jadi uang saja, biasanya begitu,” ujarnya.
Namun, sambung Herry, pihaknya mengatakan kerugian terbesar bukan nominal harga kayu, melainkan usia kayu yang masih muda hingga kerusakan ekosistem hutan.
“Kerugian terbesar adalah dilingkungan, kalau tidak dicurikan bisa memberikan efek lingkungan,” singkatnya.
Lebih lanjut, untuk seluruh barang bukti sudah diamankan dan dibuatkan laporan terhadap penyergapan itu. “Saat ini kasus ini masih dalam tahap pengembangan dan proses penyelidikan lebih lanjut,” tandasnya.
(EWs)
