BLORA, SABDODADINEWS.ID – Dugaan chat tidak pantas yang melibatkan oknum guru SMP di Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, menjadi perhatian publik setelah viral di media sosial.
Informasi tersebut mencuat dari unggahan akun TikTok yang menampilkan tangkapan layar percakapan antara guru berinisial P dengan seorang siswi. Dalam percakapan itu, komunikasi disebut telah berlangsung sejak November 2025 dan diduga mengarah pada hal yang tidak semestinya dilakukan oleh seorang pendidik.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Blora, Arief Rohman, menegaskan bahwa pemerintah daerah telah mengambil langkah tegas.
“Untuk yang sedang viral, guru di Randublatung per Senin besok sudah kita berhentikan menjadi guru dan akan kita tugaskan di Korwil Jati Pendidikan,” ujarnya.
Dengan keputusan tersebut, yang bersangkutan tidak lagi menjalankan tugas sebagai tenaga pengajar dan dialihkan ke Koordinator Wilayah (Korwil) Jati Pendidikan sebagai bagian dari penanganan awal.
Pemerintah Kabupaten Blora menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dunia pendidikan serta memastikan perlindungan terhadap peserta didik. Kasus ini juga diharapkan menjadi perhatian bersama agar interaksi antara guru dan siswa tetap berada dalam koridor etika dan profesionalitas.
(F/SABDODADINEWS.ID)

