Blora, Sabdodadi News – Pemerintah Kabupaten Blora bakal gelontorkan dana bantuan keuangan (Bankeu) kepada ratusan desa tahun 2025.
Total nilainya cukup besar sekitar Rp 39,2 Miliar. Dana tersebut rencana dipergunakan untuk menunjang pembangunan sarana dan prasarana desa.
Sayangnya dari total 271 desa hanya separo yang mendapat kucuran dana tersebut. Kepala Bidang Penataan, Pengembangan dan Pengelolaan Keuangan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Blora Suwiji membenarkan rencana bankeu kabupaten untuk ratusan desa.
Dari total 271 desa yang bakal mendapat sekitar 125 desa. “Untuk pembangunan infrastruktur desa,” ungkapnya.
Ditanya terkait kriteria desa yang mendapat, pihaknya tidak mempunyai kapasitas. Sebab, DPMD hanya diberikan data dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).Menurutnya, bisa jadi usulan dari desa dan aspirasi dewan.
“Kriterianya seperti apa tidak bisa menjawab, karena bisa dari aspirasi dan usulan desa.Yang menentukan data dari bappeda,” katanya.
Rencana tersebut sudah ditetapkan dalam APBD 2025. Setelah ditetapkan, kemudian bakal menunggu SK Bupati sebagai payung hukum untuk melaksanakan program tersebut.
“Setelah SK turun kemudian bisa dicairkan,” jelasnya.
Kepala Dinas DPMD Blora Yayuk Windrati menambahkan, untuk merealisasikan bankeu tahun depan, pihaknya telah menggelar kegiatan desk anggaran dengan desa-desa yang peroleh bankeu kab.
Tujuannya untuk memfinalisasi perencanaan anggaran program-program sarana prasarana di tingkat desa. “Berdasarkan data direncanakan Tahun 2025 Bankeu Kabupaten sebanyak 202 kegiatan,” ungkapnya.
Yayuk menjelaskan, desk anggaran yang dilakukan untuk pencermatan kegiatan, memastikan bahwa lokasi tersebut merupakan kewenangan desa dan untuk memastikan bahwa lokasi tersebut juga belum dianggarkan sumber dana lain serta untuk penyampaian ke desa sehingga bisa dimasukkan ke APBDes Tahun 2025.
“Setelah final kami akan buatkan SK Bupati, awal tahun nanti diharapkan sudah bisa pencairan dan pelaksanaan kegiatan.” tandasnya.
