BLORA, SABDODADINEWS.ID – SMP Negeri 2 Blora memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 dengan cara berbeda. Ratusan siswa diterjunkan langsung membersihkan area Pasar Sido Makmur Blora melalui gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), Senin.
Para siswa membawa sapu dan perlengkapan kebersihan untuk membersihkan sejumlah titik pasar, terutama di bagian tengah hingga belakang area pasar tradisional tersebut. Kegiatan itu menjadi bentuk kepedulian sekolah terhadap lingkungan sekaligus pendidikan karakter bagi peserta didik.
Kepala SMPN 2 Blora, Tri Handayani, mengatakan aksi bersih-bersih tidak hanya dilakukan saat momentum ulang tahun sekolah, tetapi akan terus dijalankan secara berkala.
“Selama ini kami juga rutin melaksanakan Jumat Bersih di sekitar lingkungan sekolah. Harapannya anak-anak terbiasa menjaga kebersihan sejak dini,” ujarnya.

Menurutnya, budaya hidup bersih penting diterapkan di lingkungan sekolah maupun masyarakat karena dapat membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial siswa.
Dalam pelaksanaannya, para siswa dibagi ke beberapa kelompok dengan pendampingan guru di masing-masing titik pembersihan. Sampah yang terkumpul kemudian diangkut menuju tempat pembuangan sementara bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blora.
Kegiatan tersebut turut mendapat perhatian dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, Sunaryo. Ia menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi peserta didik.
Menurutnya, sekolah tidak boleh menjadi tempat terjadinya perundungan, kekerasan, maupun tawuran antarpelajar.
“Sekolah harus membuat anak-anak merasa aman dan nyaman saat belajar. Tidak boleh ada bullying dalam bentuk apa pun,” tegasnya.
Ia menambahkan, kenyamanan belajar juga harus didukung lingkungan sekolah yang bersih dan tertata sehingga siswa merasa betah berada di sekolah.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Blora, Ainia Sholichah, mengapresiasi langkah SMPN 2 Blora yang dinilai mampu menanamkan kepedulian lingkungan kepada siswa melalui aksi nyata.
Menurutnya, keterlibatan pelajar dalam membersihkan fasilitas umum menjadi contoh positif yang patut ditiru sekolah lain di Kabupaten Blora.
“Kegiatan seperti ini sangat baik untuk membangun kesadaran anak-anak agar peduli terhadap lingkungan sekitar,” katanya.
Selain membersihkan pasar, para siswa juga diajak memahami pentingnya mengurangi produksi sampah sejak dari rumah. Edukasi tersebut dinilai penting mengingat persoalan sampah di Kabupaten Blora masih menjadi perhatian.
Melalui kegiatan itu, SMPN 2 Blora berharap gerakan ASRI dapat terus berjalan dan menjadi budaya positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
