BLORA, SABDODADINEWS.ID – MGMP Bahasa Indonesia SMP Kabupaten Blora menggelar seminar kesusastraan bertajuk “Puisi di Ranah Ekspresi dan Edukasi” yang dirangkai dengan halal bihalal, Senin (27/4/2026) di Pendopo Kabupaten Blora.
Ketua MGMP Bahasa Indonesia Kabupaten Blora, M. Rokhim, menyebut kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin MGMP dalam meningkatkan kompetensi guru, khususnya di bidang kesastraan.
“MGMP tidak hanya fokus pada peningkatan kompetensi mengajar, tetapi juga penguatan di bidang sastra. Hari ini kami menghadirkan praktisi sastrawan untuk berbagi langsung dengan para guru,” ujarnya.
Menurutnya, selama ini banyak guru Bahasa Indonesia tidak memiliki latar belakang khusus di bidang sastra. Meski pernah mendapatkan materi saat kuliah, pemahaman yang dimiliki dinilai masih bersifat umum.
“Padahal materi sastra itu ada dalam pembelajaran dan harus diajarkan ke siswa. Karena itu, kami butuh narasumber yang benar-benar kompeten di bidang kesastraan. Alhamdulillah hari ini bisa terlaksana dengan baik,” imbuhnya.
Dalam kegiatan tersebut, MGMP menghadirkan sejumlah praktisi sastra, di antaranya penyair Akyar, Sinar, dan lainnya untuk memberikan pembekalan penulisan puisi kepada para guru.
Rokhim juga menekankan pentingnya kejujuran dalam proses berkarya sastra. Ia mengingatkan agar guru maupun siswa tidak sepenuhnya bergantung pada teknologi.
“Sastra itu melatih kejujuran. Tidak semuanya harus dimodifikasi dengan teknologi. Dasarnya tetap dari kemampuan anak sendiri dalam menuangkan ide ke dalam karya, baru kemudian bisa dikembangkan,” tegasnya.
Melalui seminar ini, para guru diharapkan mampu membimbing siswa agar lebih terampil dalam berkarya sastra, baik puisi, prosa, cerpen maupun novel. Namun untuk tahap awal, fokus pembekalan diarahkan pada penulisan puisi sesuai dengan narasumber yang dihadirkan.
Kegiatan berlangsung lancar dan diikuti antusias oleh para guru Bahasa Indonesia SMP se-Kabupaten Blora.
(FARROS/SABDODADINEWS.ID)

