BLORA, SABDODADINEWS – Instruksi tegas kembali dilontarkan Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, yang meminta penghentian total seluruh aktivitas tambang ilegal di wilayah Blora. Melalui unggahan bernada keras di media sosial, Sri Setyorini menegaskan bahwa praktik tambang tanpa izin harus dihentikan segera tanpa kompromi.
Ia menyebut tren tambang ilegal kini terlihat mulai menurun. Tidak adanya aduan baru yang masuk ke dirinya menjadi indikator bahwa aktivitas tersebut mulai berkurang.
“Kalau tidak ada laporan ke saya lagi ya berarti sudah berkurang. Kalau naik pasti ada aduan. Tempat saya itu tempat aduan,” ujarnya saat ditemui di Pendopo Blora.
Sebelum menurun, wilayah Gandu tercatat sebagai lokasi dengan aduan terbanyak terkait aktivitas tambang ilegal. Meski begitu, Sri Setyorini menegaskan bahwa penindakan bukan di ranah pemkab, melainkan sepenuhnya tanggung jawab aparat penegak hukum.
“Tambang ilegal sudah jelas, ilegal tetap urusannya APH,” tegasnya.
Dalam pernyataan tersebut, Sri Setyorini kembali menyinggung dampak serius yang ditimbulkan praktik tambang ilegal. Selain menggerus aset negara, aktivitas itu juga merusak lingkungan dan mengancam keselamatan warga Blora.
Ia menekankan bahwa penghentian total tambang ilegal bukan lagi sekadar imbauan, melainkan keharusan untuk menjaga kelestarian lingkungan dan memastikan hukum ditegakkan dengan adil.
(frs)SABDODADINEWS

