SABDODADINEWS, BLORA – Menjelang peringatan Hari Jadi ke-276 Kabupaten Blora pada 11 Desember 2025, Pemerintah Kabupaten Blora kembali melaksanakan tradisi ziarah ke makam para bupati terdahulu yang berada di luar daerah. Rangkaian ziarah berlangsung pada Kamis–Jumat (20–21/11/2025) dengan tujuan Semarang, Temanggung, Yogyakarta, hingga Surakarta.
Koordinator kegiatan ziarah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Blora, Dasiran, menyampaikan bahwa tradisi ini menjadi bentuk penghormatan kepada para pemimpin yang telah berjasa bagi Blora. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat hubungan antara Pemkab Blora dan keluarga para almarhum bupati.
“Alhamdulillah, kita bisa kembali melaksanakan ziarah dan tabur bunga. Ini sekaligus menjaga silaturahmi antara Pemkab Blora dan keluarga para bupati terdahulu,” ujarnya.
Pada peringatan Hari Jadi ke-276 ini, Pemkab Blora juga memohon doa restu agar Blora semakin maju dan masyarakatnya kian sejahtera. Tahun ini ziarah terasa lebih istimewa karena diikuti langsung oleh Wakil Bupati Blora Hj. Sri Setyorini serta Ketua TP PKK Blora, Ainia Shalichah.
“Alhamdulillah, ibu Wabup dan Ibu Ketua TP PKK berkenan turut dalam kegiatan ini,” tambah Dasiran.Rombongan memulai ziarah dari TPU Salaman Moyo, Kecamatan Semarang Barat, untuk mengenang almarhum Soekardi Hardjoprawiro (Bupati 1989–1999). Perjalanan kemudian dilanjutkan ke TPU Jangkang, Kelurahan Jomblang, Candisari, Semarang, tempat almarhum Soekirno Sastro Dimejo (Bupati 1960–1966) dimakamkan.
Dari Semarang, rombongan bergerak menuju Kabupaten Temanggung untuk berziarah ke makam almarhum Soemarno Tjokro Saputro (Bupati 1979–1989). Pada malam harinya, rombongan bermalam di Yogyakarta sebelum melanjutkan ziarah ke TMP Kusumanegara, tempat almarhum Soepadhi Joedodarmo (Bupati 1973–1979) dimakamkan.
Rangkaian kegiatan ditutup di TMP Kusuma Bhakti, Jebres, Kota Surakarta, dengan tabur bunga di makam almarhum Srinardi (Bupati 1966–1973).
Kegiatan ziarah juga diikuti Staf Ahli Bupati Retno Kusumowati; Asisten Pemerintahan dan Kesra Agus Puji Mulyono; Kabag Protokol dan Humas Budiman; Kabag Umum Widodo; Kepala Dinporabudpar Iwan Setiyarso; Kepala DPMPTSP Bondan Arsiyanti; perwakilan OPD; staf Kemenag Blora; dan tim doa.
Tradisi ziarah ini menjadi bagian penting dalam upaya menjaga nilai-nilai sejarah, mengenang jejak kepemimpinan para pendahulu, serta merawat rasa hormat atas perjuangan yang telah diwariskan bagi Blora hingga hari ini.
(frs)SABDODADINEWS

