BLORA, SabdoDadinews – Suasana Car Free Day (CFD) di Alun-Alun Blora pada Minggu pagi, 2 November 2025, tampak lebih semarak dari biasanya. Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) bersama Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dalduk KB) Kabupaten Blora menghadirkan berbagai permainan tradisional yang berhasil menarik perhatian masyarakat.
Permainan egrang, gobak sodor, bakiak, hingga ular tangga menjadi daya tarik utama yang memantik tawa dan semangat warga yang tengah berolahraga dan bersantai. Suasana makin meriah ketika permainan tersebut dilombakan dengan hadiah berupa voucher gawai dan bingkisan menarik.
“Seru sekali, rasanya seperti kembali ke masa kecil saat bermain gobak sodor dan egrang. Kegiatan seperti ini sangat positif agar anak-anak tidak hanya sibuk dengan handphone. Selain nostalgia, ini juga menyenangkan dan menyehatkan,” ujar Emi, salah satu warga Blora yang turut hadir.
Kepala Dinkominfo Blora, Pratikto Nugroho, S.Sos., MM., menyampaikan bahwa kegiatan ini digagas sebagai upaya membudayakan kembali permainan tradisional di tengah derasnya arus digitalisasi.
“Tujuannya agar anak-anak dan masyarakat kembali mengenal permainan tradisional seperti egrang, gobak sodor, dan bakiak. Ini juga bagian dari pelestarian budaya serta menumbuhkan kebersamaan,” jelasnya.
Pratikto menambahkan, kegiatan ini terbuka untuk semua kalangan, mulai anak-anak hingga orang dewasa, termasuk pegawai ASN dari Dinkominfo dan Dalduk KB. “Dengan kemasan yang menarik, kami ingin warga yang datang ke CFD ikut berpartisipasi dan meramaikan kegiatan,” imbuhnya.
Acara yang diawali dengan senam bersama itu juga mendapat dukungan dari Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Blora. Selain permainan tradisional, Dalduk KB turut menghadirkan layanan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) serta permainan ular tangga edukatif yang melibatkan Forum Genre dan mitra lainnya.
Menurut salah satu perwakilan Dalduk KB, kegiatan seperti ini menjadi sarana efektif menyampaikan pesan edukasi keluarga berencana kepada masyarakat dengan cara yang lebih menyenangkan. “Melalui permainan dan interaksi langsung, pesan-pesan KIE dapat tersampaikan dengan ringan namun bermakna,” ujarnya.
Dengan kegiatan ini, Kominfo dan Dalduk KB Blora berharap masyarakat dapat lebih mencintai permainan tradisional sebagai warisan budaya bangsa, sekaligus menumbuhkan keseimbangan antara kemajuan teknologi dengan nilai-nilai kebersamaan dan kearifan lokal.
(frs)SabdoDadinews

